Monday, June 13, 2016

.:: Bumbu Masak Habang Banjar ::.


Assalamu'alaikum....


Pagi...
Alhamdulillah udara pagi hari ini terasa sejuk sekali dari beberapa hari belakangan.
Kemarin sore hujan deras mengguyur kota tercinta.
Beruntung punya stok makanan masih lengkap dirumah termasuk bumbu-bumbu jadi yang siap dimasak apa aja. Jadi mau panas kah atau hujan kah, saya anteng aja di dalam rumah tanpa khawatir kebingungan keluar cari bahan2 masakan. Masak habang memang sejatinya sudah menjadi khas makanan urang Banjar, terutama disajikan pagi hari sebagai teman lauk nasi kuning, nasi putih, lontong, dan lainnya. Pun juga sudah terkenal hingga dimana-mana. Dan ini resep sederhana keluarga kami.

Bumbu Masak Habang
(sumber resep : mama tersayang)
untuk 1/2 kg daging atau separuh ayam unggas besar.

Bahan:
1 ons cabe merah besar kering (semakin bagus kualitas cabe kering yang dipakai semakin enak rasanya dan tidak pedas)
1 ons bawang merah
1 ons bawang putih
1 ibu jari jahe
Asam jawa dan belacan secukupnya
1 1/2 ons gula merah
1-2 sdm gula pasir
1 batang kayu manis
.
Cara membuat:
- Bersihkan cabe kering dari biji-biji dalamnya, rendam hingga cabe mengembang, tiriskan
- Campur semua bahan kemudian blender hingga halus.
- Goreng bumbu dengan sedikit minyak, masukkan kayu manis, gula merah, dan gula pasir, aduk sesekali biarkan hingga agak kering dan matang. 
- Bumbu masak habang siap digunakan.

Bumbu ini kadang juga saya pakai membuat telur masak habang,udang masak habang,  nasi goreng dan tumisan.
Semoga bermanfaat.


Daaaaan...
Selamat beraktifitas..
Wassalam..

Saturday, June 11, 2016

.:: Sosis Selimut Keju ::.

Sosis selimut keju

Assalamu'alaikum...

Hati ini berasa tak karuan, sedari subuh pikiran ini selalu tertuju pada abah dan mama. Namun entah kenapa kesibukan urusan rumah tangga mengalihkan perhatian saat bibir ini hendak menyapa mereka melalui telpon.

Pekerjaan rumah selesai, lantas saya langsung membuat puding lumut yang sedang kekinian banget dimana-mana baik itu dunia maya ataupun nyata. Selesai puding saya lanjut menyiapkan bahan dasar selimut permintaan si dede buat makan siang dan Aa buat buka puasa nanti sekali. Ketika handak menyiapkan sosis selimut keju untuk dede tetiba abah nelp memberi kabar yang tak enak tentang mama. Dan aaaaaaah sepertinya ini penyebab perasaan tak karuan dan kegundahan hati sedari subuh, Mama SAKIT!!! Teledornya saya... kenapa keasikan sendiri, kenapa tak langsung menghubungi mereka sedari tadi, kenapa ini kenapa itu... perasaan kesal, jengkel dan marah kepada diri sendiri terus menggeluti hati. Semua yang saya kerjakan langsung saya tinggalkan begitu saja, sambil menyiapkan keperluan anak-anak, saya meminta ijin sama pak suami memberitahukan saya dan anak-anak akan pergi ke rumah abah dan mama, alhamdulillah langsung diijinkan dan kami melaju kencang saat itu juga.

Hati dan tubuh ini lemeeees seketika saat memasuki pintu rumah menyaksikan mama terbaring tak berdaya :'( Ada kakak laki-laki yang sudah tiba terlebih dahulu. Saat itu adalah hari ke 2 mama tidak bisa makan, meskipun ada banyak macam makanan tapi perut mama menolak semua, hanya air putih dan beberapa butir nasi saja yang berhasil lolos masuk tenggorokan, selebihnya tertolak. Aahhh jahat rasanya diri ini, jahaaaaaat sekali. Maafkan anakmu ini Ma... 
Puding lumut yang sudah mengeras langsung saya suguhkan untuk beliau, alhamdulillah satu potong kecil habis. 
Jelang sore satu persatu kakak-kakak berserta keluarganya berdatangan. dua hari berturut-turut kami menemani. Hari ini hari ketiga, insyaAllah rencananya saya dan anak-anak akan menginap menemani mama. Lekas sembuh ma.... maafkan kelalaian kami anak-anakmu ini...:'(

Dan, kemarin sebelum berangkat menengok mama lagi, kerjaan yang tertunda akhirnya bisa diselesaikan dulu, apa ituuu.... bikin sosis selimut keju permintaan anak-anak. Resepnya dari tabloid Koki tahun 2009 (jadul amat yak >.<") tapi anak-anak alhamdulillah suka. Karena kremes-kremesnya enaaaaak bangeet...

Adonan dasar selimut

Adonan Dasar Sosis Selimut

Sumber resep koki 2009

Bahan :
100 gram tepung tapioka
300 ml air
1 butir kuning telur
1 sdt minyak goreng

Bumbu yang dihaluskan:
3 siung bawang putih
1/2 sdt merica
Garam secukupnya

Cara Membuat
- Campur tepung tapioka, bumbu dan air dalam panci
- Masak diatas api kecil sambil diaduk hingga kental dan matang. Angkat, haluskan dengan blender
- Masukkan kuning telr dan minyak, blend lagi hingga tercampur rata.
- Adonan siap digunakan.

Adonan ini bisa digunakan untuk ayam, udang, dan jamur...


Sosis Selimut keju


Sosis Selimut Keju


10-15 sosis sapi atau ayam
50 gram tepung tapioka (saya pake 30 gram)
1 sdm keju parmesan bubuk (saya pake keju cheddar)
Adonan dasar sosis selimut
Minyak goreng yang banyak untuk menggoreng

Cara membuat:
- Campur adonan dasar selimut dengan keju, aduk rata
- Gulingkan sosis diatas tepung tapioka
- Lumuri sosis dengan adonan selimut hingga terbalut rata
- Goreng sosis didalam minyak goreng yang banyak sambil disiram-siram, hingga kuning kecoklatan, angkat dan tiriskan.
- Sajikan dengan saus tomat (saya pake saus tomat + mayo)

Alhamdulillah mama juga ikutan sama anak-anak makan sosis selimut keju, karena rasa gurihnya akhinya selera makan mama mulai kembali.

Semoga bermanfaat.
Wassalam.

Thursday, June 9, 2016

.:: Sawi Siram Saus Kornet ::.

Assalamu'alaikum...
.
Memasuki hari ke 4 ramadhan saya masih belum ada pikiran mau masak apa jelang buka nanti, santai ajah lah ya seperti kemarin karena hari pertama dan kedua puasa kemarin bikin bingka akhirnya menu utama buat makannya jadi kelupaan mau bikin apa. Ubek-ubek kulkas alhamdulillah punya sawi banyak, teringat menu Pokchoy Siram Ayam Cincang postingan instagram bunda @anitajoyo yang  akhirnya jadi pingin bikin juga. Ayam cincangnya saya ganti dengan daging kornet dan tambahan telur puyuh.  Alhamdulillah terselamatkan... ^.^
Jazakillah khairan bunda Anita cantik yang selalu menginspirasi. Resep asli boleh tengok digaleri super lezat beliau yak, yang ini resepnya udah versi saya.
.
Sawi siram saus kornet


Sawi Siram Saus Kornet

Bahan:
2 ikat besar sawi, potong menjadi 2 bagian
Air untuk merebus
Garam sejumput

Bahan siraman:
1/2 kaleng daging kornet
10 butir telur puyuh rebus
2 siung bawang putih, cincang
1/2 bawang bombay, iris
1 cm jahe, cincang
2 sdm saus tiram
1 sdt kecap asin
300 ml air
Garam dan merica secukupnya
2 sdt maizena, larutkan

Cara membuat
- Rebus sebentar sawi, tambahkan garam sedikit.
- Tumis bawang putih dan bombay hingga keluar aroma harum, tambahkan jahe, aduk
- Masukkan daging kornet dan telur puyuh
- Tuang saus tiram, kecap asin, garam dan merica, aduk rata
- Tuang air, masak hingga mendidih. Masukkan larutan maizena, aduk hingga meletup-letup dan masak.
- Tata sawi di piring, siram dengan sausnya, sajikan.

Semoga Bermanfaat..

Wednesday, June 8, 2016

.:: Lodeh Hati Ampela Cabai Iris ::.

Assalamu'alaikum..

Selamat malam...
Udah pada tarawehankan???
Alhamdulillah ya udah 3 hari kita melaksanakan ibadah puasa. Gimana? lancarkan....

Jadi selama beberapa hari ini cuaca panas dengan suhu lumayan tinggi menemani keseharian, setelah kemarin menu buka dan sahur agak-agak basah agak-agak kering, kali ini bikin yang basah berkuah banyak sekalian. 
Masih nyontek dari kumpulan resep tabloid sajiku yang saya modifikasi sesuai ketersediaan bahan dan jumlah konsumen dalam rumah. Lumayan bisa buat buka sekalian sahur nanti.
Lodeh Hati Ampela


Lodeh Hati Ampela Cabai Iris
Sumber resep : Sajiku edisi 158 yang sudah saya modifikasi

Bahan:
4 pasang hati ampela, rebus, diotong-potong
1 papan tempe, potong korek api
2 kotak tahu besar, potong korek api
2 lbr daun salam
1 buah cabai merah besar, iris serong
1 buah cabai hijau besar, iris serong
5-8 cabai rawit utuh (ga berani banyak2, kasian bocah dirumah takut pedes)
1000 ml santan
1 sdm garam
1/2 sdt merica bubuk
1/2 sdm gula pasir
Minyak goreng untuk menumis
. 
Bumbu halus
3 butir bawang merah
2 siung bawang putih
2 butir kemiri, sangrai
1 sdt ketumbar bubuk

Cara membuat :
- Panaskan minyak, tumis bumbu halus, daun salam, cabai merah dan hijau hingga harum.
- Tuang santan, masak hingga mendidih. Kemudian tambahkan gula, garam dan merica bubuk, aduk rata.

- Terakhir masukkan cabai rawit utuh, hati, ampela, tahu dan tempe, masak hingga matang. Sajikan.

Nah mudahkan caranya, enak pula... cocoklah selera di rumah.
Semoga bermanfaat yak...

Lodeh Hati Ampela

.:: Bingka Kentang ::.




Assalamu'alaikum...


Selamat pagi kaka.........

Semua pasti pada doyang sama kue ini kan... Yup kue bingka, khususnya bingka kentang. Bingka merupakan salah satu takjil yang wajib ada bagi kebanyakan warga Banjarmasin karena konon katanya pada jaman dahulunya kue (Banjar : wadai) ini diolah hanya pada waktu tertentu dan hanya diperuntukkan oleh bangsawan dan hartawan serta hanya ada pada acara tertentu saja pula. Namun sekarang wadai bingka ini sudah bisa dinikmati oleh sesiapaun jua terlebih di bulan ramadhan seperti sekarang ini. Tak perduli harganya yang semakin meningkat setiap tahun, warga Banjar pasti akan memburunya apalagi jikalau bingka tersebut asli dan enak.
Tapi jikalau setiap mau makan beli lagi dan lagi alamat emak bakalan bangkrut pemirsyaaah... Beruntung punya buku Wadai Banjar 41 Macam hasil karya bapak Drs. H. M. Syamsiar Seman. Langsung dech nyontek full resep dari buku beliau ini.
Berasal dari bingka biasa yang berbahan dasar utama telur bebek, bingka ini kemudian dikembangkan dengan penambahan kentang, tapai, nangka, dan lain-lain.


Bingka Kentang
Sumber resep: Buku Wadai Banjar 41 Macam

Bahan:
- Santan kental 3 gelas
- Telur bebek 4
- Gula pasir 1 gelas
- Kentang 5 buah (saya pake 4 ukuran besar) Kukus, haluskan.
Cara membuat:
- Campur telur dan gula, aduk hingga gula larut
- Tambahkan santan kental dan kentang halus, aduk rata.
- Tuang adonan di Loyang bingka yang sudah dipanaskan diatas api terlebih dahulu, tutup.
- Tunggu hingga masak.
- Sajikan.
Karena saya lupa naruh Loyang/tuangan bingka aslinya dimana akhirnya saya pake Loyang biasa namun memiliki bentuk yang sama juga yaitu bunga, kemudian saya panggang menggunakan oven dengan suhu 180-190 kurang lebih 45 – 50 menit api bawah dan menambahkan sekitar 10 – 15 menit api atas, disesuaikan ajah.

Alhamdulillah….
Soal rasa hampir tak mengalahkan dengan yang dipanggang diatas api langsung itu karena lebih kuat aroma yang keluar trus gosong2 pinggirannya juga seksi dimata saya. Namun ya tetep aja yang ini jauh lebih HEMAT dan ASLI trus satu resep ini saya bisa dapat 2 loyang. Yay……

Barakallahu fiikum…
Semoga bermanfaat.